mments 27, 2008

Green Peace Ingin Lindungi Hutan Papua

JAYAPURA (PAPOS)-Kapal pesiar yang bermuatan sebuah helikopter mendarat di pelabuhan Port Numbay Jayapura, Senin (6/10) sekitar pukul 8.40 WIT. Kehadiran kapal yang dinamakan kapal Esperansa ini di tanah Papua khususnya kota Jayapura adalah untuk memerangi penggundulan hutan atau penebangan pohon yang biasa dikenal dengan ilegal loging. Alasan para armada kapal Esperansa mengunjungi wilayah Papua adalah karena hutan di Papua saat ini sangat memprihatinkan sebagaimana diketahui saat ini sebanyak 400 juta hektar lahan yang ada di Papua akan digunakan sebagai lahan pembuatan minyak kelapa sawit dari jumlah tersebut sebanyak 600 ribu hektar yang telah dimanfaatkan, dimana pemanfaatan lahan ini adalah lahan baru yang otomatis harus menggundulkan hutan yang ada di Papua.

Dikatakan Habib Maydeline salah satu nahkoda kapal Esperansa apabila dibiarkan lahan sebanyak 400 juta tersebut dikuasai oleh para pengusaha maka kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Papua tidak akan terjamin dengan kata lain akan hancur kesejahteraannya.

Usaha para armada kapal yang berjumlah 23 kru dan terdiri dari berbagai Negara ini untuk mengkampanyekan perlindungan hutan serta penyelamatan iklim demi melindungi bumi adalah melalui pemberian pemahaman kepada masyarakat agar lebih memahami arti pentingnya hutan untuk dijaga dengan baik.

Kampanye ini juga dilakukan pada beberapa daerah di Indonesia seperti Papua (Jayapura dan Manokwari), Sumatera, Kalimantan dan juga Jakarta.

Sementara walikota Jayapura Drs, M.R Kambu MSi ketika menerima rombongan kapal Esperansa, tindakan rombongan kapal Esperansa untuk melindungi hutan adalah benar dan melalui kampanye yang akan disampaikan kepada masyarakat Papua selama dua minggu ini dapat memberikan manfaat yang baik untuk masyarakat itu sendiri.

“Kita pemerintah kota sangat menyambut dengan positif kegiatan para praktisi ini apalagi didalamnya juga ada putra daerah yang ikut serta dalam mengkampanyekan perlindungan hutan ini,” kata Kambu dalam sambutannya ketiak ketiak menerima rombongan kapal Esperansa sewaktu di pelabuhan Port Numbay, Senin (6/10) kemarin.(lina)

Ditulis Oleh: Lina/Papos
Selasa, 07 Oktober 2008

Filed under Eco-Terrorism by admin

Permalink Print Comment

Leave a Comment

You must be logged in to comment

AddMySite